Jumat, 15 Maret 2013

Apakah RSS itu?

Definisi dan Fungsi RSS

RSS adalah singkatan dari Really Simple Sindication, yakni satu sistem sindikasi yang memungkinkan Anda untuk mendapatkan update/artikel terbaru dari situs-situs favorit Anda secara otomatis. Misalkan Anda sangat menyukai blog ini (cuma contoh lho!), maka dengan mendaftarkan diri di RSS saya Anda akan memperoleh artikel-artikel terbaru setiap kali saya meng-update blog ini.

Dulu, pengguna internet yang tidak mau ketinggalan update terbaru dari situs-situs favoritnya harus mem-bookmark situs-situs tersebut di browser komputer kemudian mengeceknya secara teratur dan berkala untuk mengetahui apakah ada artikel terbaru yang ditambahkan. Kalau saat ia mengecek situs tersebut sudah di-update tentu bagus sekali. Tapi bagaimana kalau saat dicek ternyata situs itu belum juga di-update? Atau bagaimana kalau entah karena alasan apa Anda lupa mengeceknya?

Itulah sebabnya Anda butuh RSS. Dengan mendaftarkan diri di RSS situs favorit, Anda tidak akan ketinggalan update terbaru karena salinannya akan dikirimkan langsung ke Anda. Secara sederhana fungsi RSS ini dapat dianalogikan sebagai loper koran. Jika isi situs adalah koran dan Anda adalah pembaca koran, maka RSS adalah loper koran yang akan mengirimkan koran tersebut kepada Anda. Tentu saja sebelumnya Anda harus mendaftarkan diri terlebih dahulu agar tercatat sebagai pelanggan koran tersebut.

Bagaimana Cara Menggunakan RSS?

Untuk menggunakan RSS caranya sangat mudah. Saya yakin Anda pasti sudah sering melihat RSS button berwarna oranye seperti yang menjadi background widget sidebar paling atas blog ini. Variasi RSS button sudah semakin banyak, tapi Anda akan melihat ciri khas yang sama berupa dua garis lengkung dan bulatan putih. Atau Anda pasti juga sudah sering menjumpai link yang berbunyi “Dapatkan artikel terbaru blog ini via RSS feed!” atau sejenis itu seperti yang saya cantumkan di bagian sidebar paling atas blog ini.

Nah, untuk berlangganan RSS situs/blog favorit Anda, cukup klik RSS button atau link yang terdapat di halaman situs/blog tersebut. Selanjutnya Anda akan dibawa ke halaman "Current Feed Content" (kalau RSS yang digunakan adalah FeedBurner). Di halaman ini terdapat banyak pilihan RSS Reader, Anda tinggal memilih mana yang dikehendaki. Sebaiknya gunakan yang paling familiar bagi Anda karena akan lebih mudah penggunaannya, misalnya Add to Google atau My Yahoo!.

Kita ambil contoh Anda ingin menggunakan layanan Google, maka klik tombol “Add to Google” dan Anda akan dibawa ke halaman Add to Google. Di sini Anda akan diberi dua pilihan di mana Anda mau menerima feed, Google Homepage atau Google Reader? Untuk menerima feed di Google Homepage silakan klik tombol “Add to Google Homepage”, dan untuk menerima feed di Google Reader klik tombol “Add to Google Reader”. Kalau Anda mendaftarkan diri ke banyak situs, sebaiknya pilih Google Homepage agar feed semua situs tersebut ditampilkan di halaman iGoogle Anda.

Bagi yang ingin menggunakan layanan Yahoo!, klik tombol "My Yahoo!" dan pilih "Subscribe". Selanjutnya Anda akan dibawa ke halaman My Yahoo!. Akhiri dengan mengklik tombol "Add to Yahoo!". Selesai.

Mau Langganan Langsung lewat Email?


Ini cara paling gampang untuk berlangganan artikel terbaru dari situs/blog favorit Anda. Hampir sama dengan cara mendaftar RSS Reader, pertama-tama klik RSS button di blog/situs yang ingin Anda subscribe. Lalu pilih "Get delivered by email". Selanjutnya Anda akan dibawa ke halaman "Email Subscription Request". Isikan alamat email Anda dan huruf anti spam di kolom yang disediakan, kemudian klik tombol "Complete Subscription Request". Beberapa saat kemudian FeedBurner akan mengirim email verifikasi ke alamat email yang Anda masukkan tadi. Buka email tersebut dan klik link verifikasi yang disertakan. Selesai.

Kini banyak situs/blog yang menyediakan form atau link khusus untuk mempermudah pembacanya melakukan pendaftaran RSS lewat email. Anda cukup mengklik link tersebut dan selanjutnya akan dibawa ke halaman "Email Subscription Request" untuk memasukkan huruf anti spam. Setelah itu klik tombol "Complete Subscription Request" dan tunggu email verifikasi dari FeedBurner. Begitu email tersebut masuk ke mailbox Anda, buka dan klik link verifikasi di dalamnya. Beres deh.

Inilah sedikit penjelasan tentang RSS dari saya. Semoga penjelasan ini bermanfaat bagi Anda yang ingin memahami apa itu RSS dan untuk apa kegunaannya. Bila Anda mempunyai blog dan ingin meningkatkan jumlah subscriber RSS blog Anda, sebaiknya buatlah penjelasan singkat mengenai RSS di blog tersebut. Atau kalau merasa kesulitan membuatnya, Anda dapat menggunakan halaman ini sebagai tautan. Caranya cukup dengan meletakkan link menuju ke halaman ini di blog Anda.

Semoga bermanfaat.
Sumber: http://www.facebook.com/groups/margahayu.network.community/permalink/10151518736647013/
Selengkapnya...

Jumat, 08 Maret 2013

Update Data Langsung Dengan Ajax

Alhamdulillah bisa posting lagi di blog. Streesss banget sama skripsi (curhat sedikit hehehe).
Kali ini postingannya yang sederhana-sederhana aja yee, namanya juga blog "dasar", seperti moto dari blog ini "semua bearawal dari dasar :)".
Oke langsung aja, bagi yang males klik tombol submit untuk setiap update data atau bagi yang ingin serba cepat, cara ini sangat efektif. Dengan menggunakan ajax tanpa harus mereload halaman data yang diproses disisi server tidak terlihat, dengan begitu pemrosesan data jadi lebih cepat, karena tidak mereload halaman. Pertama buat database dengan nama test dan juga tabel beserta isi datanya. Tabel dan field-nya yang sederhana aja seperti dibawah ini

CREATE TABLE IF NOT EXISTS `orang` (
  `id` int(11) unsigned NOT NULL AUTO_INCREMENT,
  `first_name` varchar(40) NOT NULL,
  `last_name` varchar(40) NOT NULL,
  PRIMARY KEY (`id`)
) ENGINE=MyISAM  DEFAULT CHARSET=latin1 AUTO_INCREMENT=17 ;

INSERT INTO `orang` (`id`, `first_name`, `last_name`) VALUES
(1, 'Willy', 'Kristianto'),
(2, 'Roronoa', 'Zoro'),

(3, 'Nico', 'Robin'),
(4, 'Hashirama', 'Senju'),
(5, 'Madara', 'Uchiha');


Setelah itu buat file db.php yang di dalamnya berisi konfigurasi untuk konek ke database. Berikut adalah script-nya.

<?php
$hostname = "localhost";
$user = "root";
$password = "";
$database = "test";
$bd = mysql_connect($hostname, $user, $password) or die ("Opps some thing went wrong");
mysql_select_db($database, $bd) or die ("Opps some thing went wrong");
?>




Lanjut ke pembuatan script list-data.php, script ini berisi list data pada tabel orang.

<?php
include('db.php');
?>
<!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Transitional//EN" "http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-transitional.dtd">
<html xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">
    <head>
        <meta http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset=iso-8859-1" />
        <title>Live Table Edit</title>
        <script type="text/javascript" src="http://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jquery/1.5/jquery.min.js"></script>
        <script type="text/javascript">
            $(document).ready(function() {
                $(".edit_tr").click(function() {
                    var ID=$(this).attr('id');
                    $("#first_"+ID).hide();
                    $("#last_"+ID).hide();
                    $("#first_input_"+ID).show();
                    $("#last_input_"+ID).show();
                }).change(function() {
                    var ID=$(this).attr('id');
                    var first=$("#first_input_"+ID).val();
                    var last=$("#last_input_"+ID).val();
                    var dataString = 'id='+ ID +'&first_name='+first+'&last_name='+last;
                    $("#first_"+ID).html('<img src="load.gif" />');

                    if(first.length && last.length>0) {
                        $.ajax({
                            type: "POST",
                            url: "table_edit_ajax.php",
                            data: dataString,
                            cache: false,
                            success: function(html) {
                                $("#first_"+ID).html(first);
                                $("#last_"+ID).html(last);
                            }
                        });
                    }
                    else {
                        alert('Enter something.');
                    }
                });

                $(".editbox").mouseup(function() {
                    return false
                });

                $(document).mouseup(function() {
                    $(".editbox").hide();
                    $(".text").show();
                });
            });
        </script>
        <style>
            body {
                font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;
                font-size:14px;
            }
            .editbox {
                display:none
            }
            td {
                padding:7px;
            }
            .editbox {
                font-size:14px;
                width:270px;
                background-color:#ffffcc;
                border:solid 1px #000;
                padding:4px;
            }
            .edit_tr:hover {
                background:url(edit.png) right no-repeat #80C8E5;
                cursor:pointer;
            }
            th {
                font-weight:bold;
                text-align:left;
                padding:4px;
            }
            .head {
                background-color:#333;
                color:#FFFFFF
            }
        </style>
    </head>

    <body bgcolor="#dedede">
        <div style="margin:0 auto; width:750px; padding:10px; background-color:#fff; height:800px;">
            <h1>Live Table Edit with Jquery Demo</h1>
            Tutorial Link <a href="http://9lessons.info">Click Here</a><br /><br/>
            <table width="100%">
                <tr class="head">
                    <th>First Name</th>
                    <th>Last Name</th>
                </tr>
    <?php
        $sql=mysql_query("select * from orang");
        $i=1;
        while($row=mysql_fetch_array($sql)) {
            $id=$row['id'];
            $first_name=$row['first_name'];
            $last_name=$row['last_name'];

            if($i%2) {
    ?>
                <tr id="<?php echo $id; ?>" class="edit_tr">
        <?php
            } else {
        ?>
                <tr id="<?php echo $id; ?>" bgcolor="#f2f2f2" class="edit_tr">
        <?php
            }
        ?>
                    <td width="50%" class="edit_td">
                        <span id="first_<?php echo $id; ?>" class="text"><?php echo $first_name; ?></span>
                        <input type="text" name="first_name" value="<?php echo $first_name; ?>" class="editbox" id="first_input_<?php echo $id; ?>" />
                    </td>
                    <td width="50%" class="edit_td">
                        <span id="last_<?php echo $id; ?>" class="text"><?php echo $last_name; ?></span>
                        <input type="text" name="last_name" value="<?php echo $last_name; ?>"  class="editbox" id="last_input_<?php echo $id; ?>"/>
                    </td>
                </tr>
    <?php
            $i++;
        }
    ?>
            </table>
        </div>
    </body>
</html>


Untuk merubah datanya, cukup di klik pada nama tersebut, seperti gambar di bawah


Setelah itu buat file bernama table_edit_ajax.php, script ini berisi proses perubahan data update.


<?php
include("db.php");
if($_POST['id'])
{
    $id=$_POST['id'];
    $first_name=$_POST['first_name'];
    $last_name=$_POST['last_name'];
    mysql_query("update orang set first_name='$first_name',last_name='$last_name' where id='$id'");
}
?>



Referensi : http://www.9lessons.info
Selengkapnya...

Kamis, 12 Juli 2012

Membuat File Language di CodeIgniter

Buat apa sih bikin file language di CI?
Buat apa ya? gue juga bingung. Eeemmm, misalkan gini deh, kita punya sebuah website dimana website kita default language-nya english, lalu kita ingin mengubahnya menjadi bahasa indonesia.
Nah dari pada nge-ganti tuh bahasa dari awal, mending pake cara ini biar gampang.
Disini gue mau bikin sebuah halaman untuk buku tamu yang mempunyai 2 bahasa, Indonesia dan Inggris.
Pertama buat folder tambahan dengan nama indonesia pada directory application\language (sebelumnya sudah ada folder english di dalam directory tersebut)
Lalu setelah itu buat file bukutamu_lang.php di dalam folder indonesia (application\language\indonesia).

<?php if ( ! defined('BASEPATH')) exit('No direct script access allowed');

$lang['title'] = 'Buku Tamu';
$lang['field1'] = 'Nama';
$lang['field2'] = 'Email';
$lang['field3'] = 'Website';
$lang['field4'] = 'Komentar';
$lang['error_field1'] = 'Kolom nama harus diisi';
$lang['error_field2'] = 'Kolom email harus diisi';
$lang['error_field4'] = 'Kolom komentar harus diisi';


Lalu buat juga guestbook_lang.php di dalam folder english

<?php if ( ! defined('BASEPATH')) exit('No direct script access allowed');

$lang['title'] = 'Guest Book';
$lang['field1'] = 'Name';
$lang['field2'] = 'Email';
$lang['field3'] = 'Website';
$lang['field4'] = 'Comment';
$lang['error_field1'] = 'Column name must be filled';
$lang['error_field2'] = 'Column email must be filled';
$lang['error_field4'] = 'Column comment must be filled';


Oh iya, dianjurkan untuk mempersingkat URL-nya agar lebih enak dilihat dan lebih ringkas, bisa dilihat di sini Kalau mau memakai bahasa Indonesia, maka harus di set di file config.php baris 72.
Ganti 'english' menjadi 'indonesia'
Oke lanjut untuk membuat controller-nya.

<?php if ( ! defined('BASEPATH')) exit('No direct script access allowed');

class Multilanguage extends CI_Controller {

function __construct()
{
parent::__construct();
$this->load->language('bukutamu');
}

function index()
{
$this->load->view('bukutamu');
}

function proses()
{
$name = $this->input->post('name');
$email = $this->input->post('email');
$website = $this->input->post('website');
$comment = $this->input->post('comment');

if ($name == '') {
echo "<script type=\"text/javascript\">alert('".$this->lang->line('error_field1')."');
window.location = \"".base_url()."multilanguage\"</script>";
} else if ($email == '') {
echo "<script type=\"text/javascript\">alert('".$this->lang->line('error_field2')."');
window.location = \"".base_url()."multilanguage\"</script>";
} else if ($comment == '') {
echo "<script type=\"text/javascript\">alert('".$this->lang->line('error_field4')."');
window.location = \"".base_url()."multilanguage\"</script>";
} else {
echo "<script type=\"text/javascript\">alert('".$this->lang->line('success')."');
window.location = \"".base_url()."multilanguage\"</script>";
}
}

}

/* End of file multilanguage.php */
/* Location: ./application/controllers/multilanguage.php */


Simpan dengan nama multilanguage.php
Lalu buat view-nya

<!DOCTYPE html>
<html lang="en">
<head>
<meta charset="utf-8">
<title>Blog Willy - Multilanguage</title>
</head>
<body>
<h1><?=$this->lang->line('title');?></h1>
<form action="<?=base_url();?>multilanguage/proses" method="post">
<table border="1" cellpadding="0" cellspacing="0" width="600">
<tr>
<td width="150"><?=$this->lang->line('field1');?></td>
<td><input type="text" size="20" name="name"></td>
</tr>
<tr>
<td><?=$this->lang->line('field2');?></td>
<td><input type="text" size="20" name="email"></td>
</tr>
<tr>
<td><?=$this->lang->line('field3');?></td>
<td><input type="text" size="20" name="website"></td>
</tr>
<tr>
<td><?=$this->lang->line('field4');?></td>
<td><textarea rows="5" cols="45" name="comment"></textarea></td>
</tr>
<tr><td>&nbsp;</td><td><input type="submit" value="submit"></td><tr>
</table>
</form>
</body>
</html>


Simpan dengan nama bukutamu.php
Sekarang tinggal jalankan di browser http://localhost/CodeIgniter_2.1.0/multilanguage
Jika ingin mengganti menjadi bahasa Inggris maka edit dahulu file config.php pada baris 72, ubah yang tadinya 'indonesia' menjadi 'english'
Setelah itu ganti $this->load->language('bukutamu'); menjadi $this->load->language('guestbook');

Catatan Untuk penamaan file language harus diakhiri dengan '_lang' (tanpa tanda kutip), contoh namafile_lang.php Akan tetapi untuk me-load namafile_lang.php cukup ditulis dengan namafile (tanpa _lang.php)
Selengkapnya...

Jumat, 15 Juni 2012

Menghapus index.php di CodeIgniter

Sebelum sholat jum'at, gue mau posting dulu nih biar dapet pahala #amin
Di postingan-postingan gue tentang codeigniter kan url-nya masih panjang-panjang tuh, nah sekarang mau gue pendekin.
Cara mendekinnya kita isi base_url nya (alamat website/home), terus kita hapus index.php setelah itu buat file .htaccess
Langkah pertama
Buka file config.php (CodeIgniter_2.1.0\application\config\config.php)
Isi base_url nya di baris 17 ==> $config['base_url'] = 'http://localhost/CodeIgniter_2.1.0/'; //CodeIgniter_2.1.0 namanya bisa dirubah sesuai yang kalian inginkan, tetapi harus dirubah juga nama foldernya

Langkah kedua
Masih di file yang sama, hapus index.php pada baris 29 lalu simpan

Langkah ketiga
Buka file autoload.php (CodeIgniter_2.1.0\application\config\autoload.php)
Pada baris 67, isi array yang kosong dengan 'url' (ketik juga tanda petik tunggalnya) lalu simpan

Langkah keempat
Buka notepad lalu ketikan coding ini

RewriteEngine on
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-f
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-d
RewriteRule .* index.php/$1 [L]


Simpan pada directory root (htdocs\CodeIgniter_2.1.0) dengan nama .htaccess

Keterangan

  • RewriteEngine on = mengaktifkan RewriteEngine
  • RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-f = apakah file (-f) yang diminta pada url tidak (!) eksis
  • RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-d = apakah direktori (-d) yang diminta pada url tidak (!) eksis
  • RewriteRule .* index.php/$1 [L] = Bila kedua kondisi di atas (RewriteCond) terpenuhi maka terapkan aturan ini. Kita minta tolong sama apache agar menyisipkan kata index.php sebelum URI terakhir
Selengkapnya...

Senin, 11 Juni 2012

Menggunakan Form Validation Di CodeIgniter

Apa sih form validation itu?
Dari namanya aja udah jelas, Form = Formulir, Validation = validasi, yaitu berguna untuk mem-validasi suatu formulir sebelum dikirimkan ke sisi server.
Jadi sebelum dikirim ke server formulir akan dicek terlebih dahulu, apakah sudah sesuai aturan yang telah ditetapkan atau tidak.
Oke langsung aja prakteknya.
Pertama buat file view-nya dengan nama form.php

<!DOCTYPE html>
<html lang="en">
<head>
<meta charset="utf-8">
<title>Bog Willy - Form Validation</title>
<style>
.warning {
color: red; font-size: 11px;
}
</style>
</head>
<body>
<h1>Form Validation pada CodeIgniter</h1>
<form action="http://localhost/CodeIgniter_2.1.0/index.php/form_validasi" method="post">
<table border="1" cellpadding="0" cellspacing="0" width="600">
<tr>
<td width="150">Username</td>
<td><input type="text" size="20" name="username" value="<?=set_value('username');?>"></td>
<td width="300"><span class="warning"><?=form_error('username');?></span></td>
</tr>
<tr>
<td>Password</td>
<td><input type="password" size="20" name="password" value="<?=set_value('password');?>"></td>
<td><span class="warning"><?=form_error('password');?></span></td>
</tr>
<tr>
<td>Confirm Password</td>
<td><input type="password" size="20" name="confpass" value="<?=set_value('confpass');?>"></td>
<td><span class="warning"><?=form_error('confpass');?></span></td>
</tr>
<tr>
<td>Email</td>
<td><input type="text" size="20" name="email" value="<?=set_value('email');?>"></td>
<td><span class="warning"><?=form_error('email');?></span></td>
</tr>
<tr><td>&nbsp;</td><td><input type="submit" value="submit"></td><td>&nbsp;</td><tr>
</table>
</form>
<br />
<?php
if ($query != NULL) {
echo $query;
}
?>
</body>
</html>


Lalu buat file controller-nya dengan nama form_validasi.php

<?php if ( ! defined('BASEPATH')) exit('No direct script access allowed');
class Form_validasi extends CI_Controller {
function __construct()
{
parent::__construct();
$this->load->library('form_validation');
}

function index()
{
$data['query'] = NULL;
$validation = $this->form_validation;
$validation->set_rules('username','Username','required|min_length[5]|max_length[12]|xss_clean');
$validation->set_rules('password','Password','required|min_length[5]|xss_clean');
$validation->set_rules('confpass','Confirm Password','required|matches[password]|xss_clean');
$validation->set_rules('email','Email','required|valid_email|xss_clean');
if ($validation->run() == TRUE) {
$data['query'] = "Username = ".$validation->set_value('username')."<br>Password = ".$validation->set_value('password')."<br>Email = ".$validation->set_value('email');
header("location: http://localhost/CodeIgniter_2.1.0/index.php/form_validasi");
}
$this->load->view('form', $data);
}

}

/* End of file form_validasi.php */
/* Location: ./application/controllers/form_validasi.php */


Selesai, sekarang tinggal dijalanin di browser http://localhost/CodeIgniter_2.1.0/form_validasi

Keterangan:

  • required = wajib diisi
  • min_length[5] = minimal panjang karakter 5
  • max_length[12] = maximal panjang karakter 12
  • xss_clean = untuk mem-filter xss
  • matches[password] = untuk mencocokan value password dengan conform password
  • valid_email = untuk mem-validasi penulisan format email
Selengkapnya...

Selasa, 05 Juni 2012

Menambah dan menampilkan data pada CodeIgniter

Udah terlalu lama banget gue ga ngeposting lagi, jadi kangen mau sharing ilmu lagi.
Oke kali ini seperti biasa, gue mau berbagi ilmu sederhana atau bisa dibilang sangat sederhana.
Soalnya dari judulnya aja cuma nambahin & nampilin data, jadi udah pada bisalah pastinya :)
Eiitt.. tapi kali ini gue mau buatnya di CodeIgniter :D
Buat yang belum tau CodeIgniter itu apa, silahkan cari tau di mbah dukun google, tapi gue yakin kalian udah pasti tau lah :))
Pertama kita set dulu file database.php supaya database & tabel yang udah kita buat bisa terkoneksi.
Kalau di php biasa kan begini: Buat konek ke mysql = mysql_connect("localhost","root","");
Pilih tabel yang akan dikoneksikan = mysql_select_db("nama_database");
Akan tetapi kalau di CodeIgniter pengaturannya ada di CodeIgniter_2.1.0\application\config\database.php
Lebih jelasnya liat di sini
Setelah itu jangan lupa untuk di-load file database.php nya, soalnya klo ga di-load ga akan jalan aplikasi yang berhubungan dengan database.
Cara nge-load-nya buka file autoload.php yang ada di CodeIgniter_2.1.0\application\config Pada line 55 ketikan 'database' di dalam array, lalu save.
Setelah itu bikin database-nya

CREATE TABLE IF NOT EXISTS `datapegawai` (
`nip` int(4) NOT NULL AUTO_INCREMENT,
`nama` varchar(50) NOT NULL,
`email` varchar(50) NOT NULL,
`kelamin` varchar(10) NOT NULL,
PRIMARY KEY (`nip`)
) ENGINE=MyISAM DEFAULT CHARSET=latin1 AUTO_INCREMENT=1 ;


Kalau udah, buat suatu model di dalam direktori CodeIgniter_2.1.0\application\models

<?php if ( ! defined('BASEPATH')) exit('No direct script access allowed');

class M_karyawan extends CI_Model {

    function __construct() {
        parent::__construct();
    }

    function get_data_karyawan()
    {
        $query = $this->db->get('datapegawai'); //ini artinya "SELECT * FROM datapegawai"
        return $query->result_array();
    }

}

/* End of file m_karyawan.php */
/* Location: ./application/models/m_karyawan.php */


Simpan dengan nama m_karyawan.php
Abis itu bikin view atau tampilannya di CodeIgniter_2.1.0\application\views

<!DOCTYPE html>
<html lang="en">
<head>
<meta charset="utf-8">
<title>Belajar</title>
</head>
<body>
<h1>Blog Willy</h1>
<form action="http://localhost/CodeIgniter_2.1.0/index.php/karyawan/insertkaryawan" method="post">
<table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="400">
<tr>
<td>Nama Karyawan</td>
<td><input type="text" size="20" name="nama"></td>
</tr>
<tr>
<td>Email</td>
<td><input type="text" size="20" name="email"></td>
</tr>
<tr>
<td>Jenis Kelamin</td>
<td>
<select name="kelamin">
<option value="Laki-laki">Laki-laki</option>
<option value="Perempuan">Perempuan</option>
</select>
</td>
</tr>
<tr><td>&nbsp;</td><td><input type="submit" value="submit"></td><tr>
</table>
</form>
<br />
<br />
<table border="1" cellpadding="0" cellspacing="0" width="500">
<th>NIK</th>
<th>Nama Karyawan</th>
<th>Email</th>
<th>Jenis Kelamin</th>
<?php
foreach ($karyawan as $row) {
?>
<tr>
<td><?=$row['nip'];?></td>
<td><?=$row['nama'];?></td>
<td><?=$row['email'];?></td>
<td><?=$row['kelamin'];?></td>
</tr>
<?php
}
?>
</table>
</body>
</html>


Simpan dengan nama list_karyawan.php

Namanya juga MVC (Model, View, Controller) abis dibikin model & view maka harus dibikin juga controller-nya

<?php if ( ! defined('BASEPATH')) exit('No direct script access allowed');

class Karyawan extends CI_Controller {

function __construct()
{
parent::__construct();
$this->load->model('m_karyawan');
}

function index()
{
$this->listkaryawan();
}

function listkaryawan()
{
$data['karyawan'] = $this->m_karyawan->get_data_karyawan(); //panggil fungsi get_data_karyawan() yg ada di model m_karyawan
$this->load->view('list_karyawan', $data);
}

function insertkaryawan()
{
if ($this->input->post('nama') == '') {
echo "<script type=\"text/javascript\">alert('Nama harus diisi.');
 window.location = \"http://localhost/CodeIgniter_2.1.0/index.php/karyawan\"</script>";
}
else if ($this->input->post('email') == '') {
echo "<script type=\"text/javascript\">alert('Email harus diisi.');
 window.location = \"http://localhost/CodeIgniter_2.1.0/index.php/karyawan\"</script>";
}
else {
$data_karyawan = array(
'nama' => $this->input->post('nama'),
'email' => $this->input->post('email'),
'kelamin' => $this->input->post('kelamin')
);
$insert = $this->db->insert('datapegawai', $data_karyawan);

if ($insert) {
header("location: http://localhost/CodeIgniter_2.1.0/index.php/karyawan");
}
}
}

}

/* End of file karyawan.php */
/* Location: ./application/controllers/karyawan.php */


Simpan dengan nama karyawan.php lalu simpan di CodeIgniter_2.1.0\application\controllers

Selesai deh, klo mau jalanin tinggal ketikan alamat ini di browser http://localhost/CodeIgniter_2.1.0/index.php/karyawan

Keterangan:

  • Model klo menurut gue adalah sesuatu yang berhubungan dengan query.
  • View klo menurut gue adalah sebuah hasil proses dari controller yang datanya ditampilan di view.
  • Controller klo menurut gue adalah sebuah class yang didalamnya terdapat banyak fungsi yang dimasing-masing fungsi terdapat proses.
  • Untuk semua file yang dibuat di Controller dan Model, nama filenya harus sama dengan nama class (nama class-nya diawali dengan huruf besar)
Selengkapnya...

Kamis, 15 Desember 2011

Trend Software Engineering

TREN TERBARU SOFTWARE ENGINEERING

Perangkat lunak komputer (Software) adalah satu dari hanya beberapa teknologi kunci yang akan berpengaruh penting pada hampir setiap aspek masyarakat modern selama tahun 1990-an. Software merupakan suatu mekanisme untuk mengotomatisasi bisnis, industri, dan pemerintahan. Software sangat penting bagi hampir setiap aspek bisnis. Tetapi, dalam banyak hal, software juga merupakan suatu teknologi yang tersembunyi karena tanpa kita sadari dalam setiap kegiatan kita sering menggunakan software misalnya dalam bebelanja di supermarket, menabung di bank, melakukan hubungan telepon dan lainnya.

Karakteristik Software antara lain :
Software bersifat kompleks yaitu didalam pembuatan suatu software harus didukung oleh banyak hal antara lain sistem kerja, hardware, dan lainnya. Software bersifat tidak sama meskipun pada kasus yang sama software yang telah dibuat belum tentu cocok di tempat lain. Misalnya pembuatan software supermarket, belum tentu satu supermarket dengan supermarket yang lain sistemnya sama. Software bersifat tidak dapat digunakan diluar dari tujuan yang telah ditetapkan. Software seperti pabrik yang menghasilkan nilai-nilai tertentu dan sangat membantu segala kegiatan manusia. Software dibangun dan dikembangkan, tidak dibuat dalam bentuk yang klasik. Sebagian besar perangkat lunak dibuat secara custom-built, serta tidak dapat dirakit dari komponen yang sudah ada. Software bersifat pervasif, dan banyak orang di dalam posisi tanggung jawab, kurang atau tidak memahami apa sebenarnya software itu, bagaimana dia dibangun, atau apa yang dimaksudkannya dengan bagian yang dikontrol. Karena sifat pervasif pada software tersebut maka software harus ditangani dengan hati-hati.

Perkembangan Software
Software Engineering adalah suatu disiplin ilmu yang membahas semua aspek produksi perangkat lunak, mulai dari tahap awal requirement capturing (analisa kebutuhan pengguna), specification (menentukan spesifikasi dari kebutuhan pengguna), design, coding, testing sampai pemeliharaan sistem setelah digunakan.

Software mengalami perkembangan yang pesat dan usang setelah periode tertentu, Software memerlukan review secara berkala untuk mengetahui perubahan yang dinamis terhadap kebutuhan pasar. Sejak pertama kali software diperkenalkan sekitar tahun 60-an telah mengalami perkembangan yang cukup pesat, dan total berbeda disemua spesifikasi seperti struktur program, arsitektur dan Line Of Code (LoC) kini lebih pendek, mudah dan tampilan grafis yang menarik sehingga lebih efisien dibandingkan dengan versi lamanya.

Secara terminologi software engginering pertama kali di gunakan pada sebuah international conference tentang software pada tahun 1968. Pada conference ini dibahas tentang krisis software. Krisis software merupakan akibat dari lahirnya komputer generasi ke 3 yang canggih. Dari hasil conference itu software yang dihasilkan menjadi beberapa kali lebih besar dan kompleks. Seiring dengan itu pendekatan informasi tidak cukup efektif dalam pengembangan software. Dengan perkembangan hardware dan software yang begitu pesat sehingga mengakibatkan biaya perangkat lunak naik lebih cepat dibandingkan dengan software.

Tren software enginering saat ini mengarah pada biaya yang murah, platform bersifat multiuser, dapat digunakan oleh umum, pengembangannya bersifat open source dan cara aksesnya adalah online. Perubahan-perubahan yang akan mempengaruhi software selama dekade selanjutnya akan dipengaruhi oleh beberapa hal yang simultan yaitu :

  1.  Manusia yang melakukan pekerjaan tersebut
  2. Proses yang mereka aplikasikan
  3. Sifat Informasi
  4. Teknologi komputer yang mendasar
Semua kegiatan yang telah dilakukan baik pengukuran, disiplin, dan fokus pada kualitas akan menghasilkan perangkat lunak yang bisa dipelihara, perangkat lunak yang lebih baik. Hal tersebut tidak pernah menjanjikan bahwa software yang kita hasilkan tersebut adalah software yang paling manjur, karena selagi kita berjalan menuju abad yang baru, maka perangkat lunak dan sistem teknik tetap menjadi tantangan bagi setiap profesional perangkat lunak dan setiap perusahaan yang membangun sistem berbasis komputer. Perusahaan harus berusaha lebih keras dalam menguasai teknologi hanya untuk bertahan hidup karena perubahan teknologi informasi menjadi begitu cepat dan tidak pernah bisa mengampuni, dan akibat dari ketinggalan tersebut tidak dapat dikembalikan lagi.

Karakteristik Software
Agar lebih memahami tentang software engineering maka perlu juga kita meneliti tentang karakteristik perangkat lunak yang membuat perangkat lunak berbeda dari hal-hal yang dibangun oleh manusia. Perangkat lunak memiliki ciri-ciri yang berbeda dari perangkat keras karena perangkat lunak lebih merupakan elemen logika. Adapun karakteristiknya antara lain:
  1. Perangkat Lunak dibangun dan dikembangkan, tidak dibuat dalam bentuk yang klasik
  2. Perangkat lunak tidak pernah usang
  3. Sebagian besar perangkat lunak dibuat secara custom-built, serta tidak dapat dirakit dari komponen yang sudah ada
Dibawah ini menunjukkan bahwa area ilmu pengetahuan software engineering meliputi :

A. SOFTWARE REQUIREMENTS
Knowledge area ini berisi mengenai hal apa saja yang dipelajari pada software requirements. Pada Software requirements materi pokok yang dipelajari meliputi software Requirements Fundamentals, Requirements Process, Requirements Elicitation, Requirements Analysis, Requirements Specifications, Requirements Validation, Requirements considerations.

B. SOFTWARE DESIGN
Knowledge area ini berisi mengenai hal apa saja yang dipelajari pada software Design. Pada Software Design materi pokok yang dipelajari meliputi software Design Fundamentals, Key Issues in Software Design, Software Stucture and Architecture, software Design Quality Analysis and Evaluations, software Design Notation and software Design Strategic and methods.

C. SOFTWARE CONSTRUCTION
Knowledge area ini berisi mengenai hal apa saja yang dipelajari pada Software Construction. Pada Software Construction materi pokok yang dipelajari meliputi software Construction Fundamentals, Managing Construction dan Practical Considerations.

D. SOFTWARE TESTING
Knowledge area ini berisi mengenai hal apa saja yang dipelajari pada Software Testing. Pada Software Testing materi pokok yang dipelajari meliputi software Testing Fundamentals, Test Levels, Test Techniques, Test Related Measures dan test Process.

E. SOFTWARE MAINTENANCE
Knowledge area ini berisi mengenai hal apa saja yang dipelajari pada Software maintenance. Pada Software Testing materi pokok yang dipelajari meliputi software Maintenance Fundamentals, Key Issues in Software Maintenane, Maintenance Process dan Techniques for Maintenance.

F. SOFTWARE CONFIGURATIONS MANAGEMENT
Knowledge area ini berisi mengenai hal apa saja yang dipelajari pada Software Configurations Management. Pada Software Configurations Management materi pokok yang dipelajari meliputi Management Of The SCM Process, Software Configuration Identification, Software Configuration Control, Software Configuration Status Accounting, Software Configuration Auditing, Software Release Management and Delivery.

G. SOFTWARE ENGINEERING MANAGEMENT
Knowledge area ini berisi mengenai hal apa saja yang dipelajari pada Software Engineering Management. Pada Software Engineering Management materi pokok yang dipelajari meliputi Initiation dan Scope Definition, Software Project Planning, Software Project Enactment, Reviem and Evaluation, Closure dan SW Engineering Measurment.

H. SOFTWARE ENGINEERING PROCESS
Knowledge area ini berisi mengenai hal apa saja yang dipelajari pada Software Engineering Process. Pada Software Engineering Process materi pokok yang dipelajari meliputi Process Implementation and Change, Process Definition, Process Assessment, dan Process and Product Measurement.

I. SOFTWARE ENGINEERING TOOLS AND METHOD
Knowledge area ini berisi mengenai hal apa saja yang dipelajari pada Software Engineering Tools and Method. Pada Software Engineering Tools and Method materi pokok yang dipelajari meliputi Software Engineering Tools dan Software Engineering methods.

J. SOFTWARE QUALITY
Knowledge area ini berisi mengenai hal apa saja yang dipelajari pada Software Quality. Pada Software Quality materi pokok yang dipelajari meliputi Software Quality Fundamentals, Software Quality Processes dan Practical Considerations.

K. RELATED DICIPLINES OF SOFTWARE ENGINEERING
Knowledge area ini berisi mengenai hal apa saja yang dipelajari pada Related Diciplines of Software Engineering. Pada Related Diciplines of Software Engineering materi pokok yang dipelajari meliputi Komputer Engineering, Komputer Science, Management, Mathematics, Project management, Quality Management, Software Ergonomics, dan System Engineering.

Sumber: http://andikafardana.multiply.com/journal/item/10?&show_interstitial=1&u=%2Fjournal%2Fitem
Selengkapnya...